Hukum  

Rutan Dumai Gelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan Tahanan Pendamping


SUARAKRITIK.COM-Dumai – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai menggelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) Tamping yang berlangsung di Aula Rutan Dumai. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses seleksi dalam menentukan warga binaan yang akan diberikan kepercayaan sebagai tahanan pendamping (tamping) untuk membantu pelaksanaan kegiatan di dalam lingkungan rutan, Jum’at (24/7).

Sidang TPP dipimpin oleh jajaran pejabat struktural Rutan Dumai dengan melibatkan Komandan Jaga serta Wali Pemasyarakatan sebagai anggota tim penilai. Keterlibatan seluruh unsur tersebut bertujuan memastikan proses seleksi berjalan secara objektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sebanyak 20 orang warga binaan mengikuti proses sidang sebagai perwakilan dari 63 warga binaan yang memenuhi syarat untuk diusulkan sebagai tamping.

Kasubsi Pelayanan Tahanan, Agung Maulana, menjelaskan bahwa pelaksanaan Sidang TPP merupakan bentuk komitmen Rutan Dumai dalam menerapkan pembinaan yang objektif dan terukur.

“Status sebagai tamping merupakan bentuk kepercayaan yang diberikan kepada warga binaan yang telah menunjukkan perubahan perilaku ke arah yang lebih baik. Oleh karena itu, setiap keputusan diambil melalui pembahasan bersama dengan mempertimbangkan seluruh aspek penilaian secara profesional dan transparan,” ujar Kasubsi Yantah.

Sementara itu, Kasubsi Pengelolaan, Erika Putra, mengatakan bahwa keberadaan tamping diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pelaksanaan pembinaan maupun operasional di dalam rutan.

“Kami berharap warga binaan yang nantinya dipercaya sebagai tamping dapat menjaga integritas, disiplin, serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Kepercayaan ini harus dijadikan motivasi untuk terus memperbaiki diri dan menjadi teladan bagi warga binaan lainnya,” ungkap Kasubsi Pengelolaan.

Selain menjadi sarana evaluasi perkembangan warga binaan, kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya mempersiapkan mereka menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab dan siap kembali berperan positif di tengah masyarakat.





Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *