BeritaNasional.ID, BONDOWOSO JATIM – Penerangan Jalan Umum (PJU) merupakan kebutuhan vital masyarakat untuk mendukung aktivitas, khususnya di malam hari, guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas dan tindak kriminal.
Namun, kondisi di Jalan Utama menuju Kecamatan Pakem, tepatnya di wilayah Desa Sumbermalang dan Desa Patemon, kini memprihatinkan. Lampu-lampu PJU di ruas tersebut dilaporkan mati total dan sudah tidak menyala selama hampir tiga bulan lamanya tanpa adanya perawatan atau perbaikan dari pihak terkait.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan warga, terkait siapa sebenarnya yang memegang kewenangan dalam perawatan fasilitas tersebut, apakah Dinas Lingkungan Hidup atau Dinas Perhubungan.
Salah satu warga setempat, Ahmad, saat berbincang dengan wartawan BeritaNasional.ID di pinggir jalan, mengaku kesal karena hingga saat ini belum ada tindakan nyata dari Pemerintah Daerah. “Kami sudah mengadukan hal ini, tapi tidak ada yang peduli. Padahal ini adalah jalan utama menuju Kecamatan Pakem,” ungkap Ahmad.
Warga juga menyoroti sikap Camat Pakem yang dinilai kurang tanggap. Menurut keterangan warga, setiap hari Camat pasti melintas di jalan tersebut menuju kantor kecamatan, sehingga mustahil jika tidak mengetahui kondisi lampu yang mati tersebut.
“Masak tidak tahu, Pak? Dia kan tentunya setiap hari melewati jalan ini menuju kantor Kecamatan Pakem,” tegasnya. Warga berharap instansi yang berwenang segera melakukan perbaikan. Keresahan warga bukan tanpa alasan, selain berpotensi menyebabkan kecelakaan, kondisi jalan yang gelap juga sangat rawan menjadi lokasi tindak kejahatan.
Apalagi, lokasi tersebut tergolong sepi karena jarak antar rumah warga cukup berjauhan. Kegelapan menjadi faktor pendukung yang memancing niat jahat oknum tertentu. “Jalan ini memang agak sepi karena jarak antar rumah warga agak berjauhan, sehingga berpotensi menimbulkan kejahatan yang terencana akibat penerangan lampu yang mati jalan ini,” terang Ahmad. (Bernas/Ghafur)












