BeritaNasional.ID, BONDOWOSO JATIM – Sampai saat ini belum ada satu Partai Politik (Parpol) yang secara resmi mendeklarasikan nama Bakal Calon Bupati (Bacabup) dan Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup).
Padahal pergelaran Pemilihan Bupati (Pilbup) akan dilaksanakan pada tanggal, 27 November 2024 mendatang. Walaupun PKB yang memperoleh kursi terbanyak, 16 kursi mengumumkan akan mengusung RaToh (Ra Hamid-Tohari, Red), namun belum dideklarasikan.
Sehingga spekulasi politik di Bumi Ki Ronggopun bermunculan, bahwa pasangan RaToh belum mendapat rekomendasi dari DPP PKB. Yang pasti, DPC PKB menginginkan RaToh menjadi kompetitor dalam Pilbup nanti.
Pesaing PKB adalah Koalisi Bismillah yang terdiri dari Partai Gerindra (4 kursi), Partai Demokrat (3 kursi) dan PKS (2 kursi). Masing-masing Parpol telah memberikan dukungannya kepada Drs. H. Bambang Soekwanto, MM.
Ketiga Parpol ini mendukung Bambang, sapannya, bukan atas nama Koalisi Bismillah. Sama dengan PKB, ketiga Parpol ini juga belum mendeklarasikan secara resmi terhadap kandidat yang didukungnya.
Hal sama dilakukan PDIP. Parpol berlambang banteng moncong putih ini hanya membuka pendaftaran Bacabup dan Bacawabup saja. Siapa yang akan didukung dalam Pilbup mendatang, belum diumumkan.
PDIP hanya mendapat 5 kursi dalam Pileg 2024. Jadi untuk mengusung Bacabup dan Bacawabup harus berkoalisi dengan Parpo lain. Tapi sampai saat ini, PDIP belum mengumumkan akan berkoalisi dengan Parpol apa.
Demikian pula PPP yang berhasil meraup 7 kursi. Belum ada tanda-tanda akan berkoalisi dengan Parpol mana. Parpol berlambang ka’bah ini akan mengusung incumben dalam perebutan kekuasaan di Bondowoso.
Yang menarik, kondisi politik di tubuh Partai Golkar. Walaupun surat perintah dari DPP PG sudah turun kepada Ady Kriesna, SH (Ketua DPD PG, red) sebagai Bacabup Bondowoso, tapi belum final.
Sekretaris PG, Kukuh Rahardjo, ST, MMT mengatakan, selama rekomendasi dari DPP PG untuk Bacabup dan Bacawabup Bondowoso belum turun, maka kader terbaik PG berkesempatan menjadi kandidat.
Informasi yang sedang berkembang, PG yang memperoleh 7 kursi dalam Pileg tahun 2024 akan menggandengkan Kukuh sebagai Bacabup, sapannya dengan H. Fauzi Cahyo Purnomo, S.Sos. sebagai Bacawabup.
“Informasi yang saya dapat, H. Fauzi Cahyo Purnomo, S.Sos, telah melakukan komunikasi politik dengan Ketua DPD PG, Ady Kreisna, SH. Dan secara kelembagaan, PG juga sudah melakukan komunikasi dengan berbagai pihak,” kata Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bondowoso ini.
Partai Golkar, lanjutnya, memang tidak melakukan penjaringan Bacabup dan Bacawabup. Karena ada dua kader yang layak maju sebagai kandidat, yaitu Ketua dan Sekretaris PG. Dalam penjaringan internal, pada April 2024 mengerucut pada satu nama.
Ditambahkan, nama tersebut masih dalam bentuk Sprint, belum berupa rekomendasi. Oleh karena itu, masih ada kesempatan bagi kader PG yang lain mendapatkan rekomendasi dari DPP PG untuk maju dalam Pilbup. (Syamsul Arifin/Bernas)












