iPhone 18 Pro dan Pro Max: 10 hal yang wajib diketahui



Jakarta (ANTARA) – Apple resmi memperkenalkan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max pada 9 September 2026 waktu Amerika Serikat. Dua ponsel kelas atas tersebut langsung menjadi sorotan karena membawa sejumlah pembaruan, terutama kamera utama dengan aperture variabel, chip A20 Pro berbasis 2 nanometer, serta peningkatan performa dan efisiensi baterai.

Apple membuka pemesanan awal iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max pada 12 September 2026, sementara penjualan perdananya dijadwalkan mulai 18 September di sejumlah negara. Namun, Indonesia belum termasuk dalam daftar negara peluncuran awal tersebut.

Kondisi tersebut membuat calon pembeli di Indonesia perlu sedikit lebih bersabar. Sebelum memutuskan untuk membeli iPhone 18 Pro atau Pro Max ketika sudah tersedia di Tanah Air, ada sepuluh hal yang sebaiknya Anda ketahui lebih dulu.

1. Pastikan model yang ingin dibeli

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah pilihan antara iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max.

Keduanya membawa sistem kamera dan chip yang sama. Perbedaan utamanya terletak pada ukuran layar dan daya tahan baterai.

iPhone 18 Pro menggunakan layar 6,3 inci, sedangkan iPhone 18 Pro Max hadir dengan layar 6,9 inci. Untuk daya tahan baterai, Apple menyebut iPhone 18 Pro mampu memutar video hingga 34 jam, sementara Pro Max mencapai hingga 43 jam.

Jadi, Pro Max lebih cocok bagi pengguna yang memang membutuhkan layar lebih besar dan daya tahan baterai lebih panjang. Jika menginginkan perangkat yang lebih ringkas, iPhone 18 Pro bisa menjadi pilihan.

Baca juga: iPhone 18 Pro resmi meluncur, ini 10 fitur barunya

2. Harga awalnya lebih mahal

Harga juga menjadi pertimbangan penting. Di Amerika Serikat, iPhone 18 Pro dibanderol mulai 1.199 dolar AS, sedangkan iPhone 18 Pro Max mulai 1.299 dolar AS. Harga tersebut setara sekitar Rp21,1 juta dan Rp22,9 juta berdasarkan Rupiah saat ini.

Namun, harga tersebut belum bisa dijadikan patokan untuk Indonesia karena harga resmi di Tanah Air dapat berbeda setelah memperhitungkan pajak, nilai tukar, distribusi dan berbagai faktor lainnya.

Karena itu, sebaiknya jangan langsung menganggap harga AS sebagai harga jual resmi Indonesia.

3. Kamera menjadi salah satu peningkatan utama

Bagi pengguna yang gemar fotografi atau membuat konten, kamera menjadi salah satu alasan paling menarik untuk mempertimbangkan generasi terbaru ini.

Apple membekali iPhone 18 Pro dan Pro Max dengan kamera utama Fusion 48 MP yang untuk pertama kalinya menggunakan teknologi aperture variabel pada iPhone.

Teknologi tersebut memungkinkan bukaan lensa diatur untuk menyesuaikan jumlah cahaya yang masuk sekaligus memberikan kontrol lebih terhadap depth of field. Apple juga memberikan kontrol manual seperti shutter speed, white balance dan histogram.

Dengan begitu, kemampuan kamera bukan sekadar soal jumlah megapiksel, tetapi juga fleksibilitas saat mengambil gambar.

Baca juga: Cara menjadikan iPhone sebagai webcam MacBook tanpa aplikasi

4. Performa A20 Pro memang tinggi, tetapi belum tentu dibutuhkan semua orang

iPhone 18 Pro dan Pro Max menggunakan chip A20 Pro berbasis proses 2 nanometer. Chip tersebut memiliki CPU 6-core, GPU 7-core dan Dual 16-core Neural Engine untuk mendukung pemrosesan AI di perangkat.

Apple juga menggunakan sistem pendingin vapor chamber yang lebih besar untuk membantu menjaga performa ketika perangkat digunakan dalam aktivitas berat.

Namun, pengguna perlu melihat kebutuhan sendiri. Jika penggunaan sehari-hari hanya sebatas media sosial, komunikasi, streaming dan aplikasi ringan, performa sebesar ini mungkin belum menjadi kebutuhan utama.

Sebaliknya, pengguna yang sering mengedit video, bermain gim dengan grafis berat atau menjalankan fitur AI akan lebih mungkin merasakan manfaat peningkatan performa tersebut.

5. Pilihan penyimpanan perlu dipikirkan sejak awal

Apple menyediakan pilihan penyimpanan 256 GB, 512 GB, 1 TB hingga 2 TB untuk iPhone 18 Pro dan Pro Max.

Kapasitas besar memang terdengar menarik, tetapi harganya juga semakin tinggi.

Untuk pengguna yang hanya memakai ponsel untuk komunikasi, media sosial dan foto sehari-hari, kapasitas 256 GB mungkin sudah cukup. Sementara pengguna yang sering merekam video beresolusi tinggi atau menyimpan banyak file besar dapat mempertimbangkan kapasitas yang lebih besar.

Intinya, jangan membeli kapasitas 1 TB atau 2 TB hanya karena terlihat lebih keren jika sebenarnya tidak dibutuhkan.

Baca juga: Apa fungsi true tone pada iPhone, benarkah baik untuk mata?

6. Indonesia belum menjadi negara peluncuran awal

Ini menjadi salah satu hal paling penting bagi calon pembeli di Indonesia.

Apple mengumumkan penjualan perdana iPhone 18 Pro dan Pro Max pada 18 September 2026 di sejumlah pasar, termasuk beberapa negara Asia seperti Malaysia, Singapura dan Vietnam. Indonesia tidak tercantum dalam daftar peluncuran awal yang diumumkan tersebut.

ANTARA sebelumnya juga melaporkan bahwa jadwal masuknya perangkat ke Indonesia belum diumumkan secara resmi.

Artinya, calon pembeli di Tanah Air sebaiknya menunggu informasi resmi Apple Indonesia sebelum menentukan waktu pembelian.

7. Jangan buru-buru membeli hanya karena baru diluncurkan

Peluncuran iPhone baru memang sering membuat calon pembeli ingin segera melakukan upgrade. Namun, ada baiknya membandingkan perangkat lama dengan kebutuhan sebenarnya.

Jika iPhone yang digunakan sekarang masih mampu menjalankan aplikasi, kamera masih memenuhi kebutuhan dan baterainya masih memadai, tidak ada keharusan untuk langsung berpindah ke generasi terbaru.

Apalagi, iPhone 18 Pro dan Pro Max membawa peningkatan yang cukup spesifik, terutama pada kamera, performa, baterai dan fitur AI.

8. Perhatikan garansi dan jalur pembelian

Jika perangkat sudah tersedia di Indonesia nanti, pilih jalur pembelian yang jelas dan pastikan informasi garansinya dapat diverifikasi.

Hal ini penting karena harga dan spesifikasi bukan satu-satunya faktor yang perlu diperhatikan. Dukungan purnajual juga menjadi bagian dari pengalaman menggunakan perangkat dalam jangka panjang.

Calon pembeli juga sebaiknya menunggu informasi dari Apple Indonesia atau distributor resmi daripada terburu-buru membeli perangkat dari jalur yang belum jelas.

Baca juga: Harga sejumlah model iPhone naik setelah peluncuran iPhone 18

9. iPhone 18 standar belum diluncurkan

Nama iPhone 18 juga perlu diperhatikan agar tidak salah informasi.

Pada peluncuran September 2026, Apple memperkenalkan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max, bukan iPhone 18 versi standar. ANTARA sebelumnya melaporkan bahwa iPhone 18 standar diperkirakan baru hadir pada 2027.

Jadi, ketika orang membicarakan “iPhone 18” yang baru diluncurkan saat ini, yang dimaksud adalah lini Pro dan Pro Max.

10. Tentukan apakah fitur baru benar-benar sesuai kebutuhan

Pada akhirnya, keputusan membeli iPhone 18 Pro atau Pro Max kembali pada kebutuhan masing-masing pengguna.

Kamera aperture variabel, chip A20 Pro, kemampuan AI, layar besar dan baterai yang lebih tahan lama memang menarik. Namun, semua fitur tersebut baru terasa manfaatnya jika sesuai dengan aktivitas sehari-hari.

Bagi pengguna yang memang membutuhkan kemampuan kamera lebih fleksibel, performa tinggi dan daya tahan baterai panjang, iPhone 18 Pro dan Pro Max bisa menjadi pilihan menarik.

Sementara bagi pengguna yang hanya membutuhkan ponsel untuk aktivitas dasar, tidak ada salahnya menunggu ketersediaan model lain atau mempertahankan perangkat yang masih berfungsi dengan baik.

Dengan harga yang cukup tinggi dan ketersediaan Indonesia yang belum diumumkan secara resmi, menunggu informasi penjualan resmi menjadi langkah yang lebih masuk akal daripada terburu-buru membeli.

Generasi terbaru ini memang membawa sejumlah peningkatan menarik, tetapi membeli smartphone tetap sebaiknya berdasarkan kebutuhan, bukan sekadar karena produknya baru diluncurkan.

Baca juga: iPhone Duo bakal jadi lini produk, Apple siapkan varian Max hingga SE

Baca juga: Fitur iPhone yang bisa saling terhubung ke Mac dan Apple Watch

Pewarta: Raihan Fadilah
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *