
SUARAKRITIK.COM-DUMAI — Ajang National Open Billiard PWI Pekanbaru 2026 tidak hanya menjadi arena pertandingan olahraga, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan persaudaraan insan pers dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam turnamen yang digelar 12–13 September 2026 di Pekanbaru tersebut, sejumlah wartawan asal Kota Dumai turut ambil bagian.
Enam wartawan Dumai dipastikan mengikuti turnamen yang mengusung semangat sportivitas, persaudaraan dan profesionalitas tersebut.
Keenam wartawan Dumai yang akan turun dalam ajang tersebut yakni Ricky Syahputra, Rezi Andika Putra SH, Faisal Arif, Iwan Nasution, Chairulnas, dan Rahmat Hidayat.
Keikutsertaan para wartawan Dumai ini menjadi bagian dari semangat untuk menjadikan olahraga biliar sebagai sarana membangun kebersamaan di kalangan jurnalis, sekaligus memperluas jaringan silaturahmi antarwartawan dari berbagai daerah.
Turnamen National Open Billiard PWI Pekanbaru 2026 sendiri memperebutkan Piala Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri, SE, MM. Kegiatan tersebut diselenggarakan PWI Pekanbaru dan diikuti oleh wartawan dari berbagai daerah di Indonesia.
Berdasarkan informasi pada materi kegiatan, sebanyak 32 atlet wartawan se-Indonesia akan meramaikan National Open PWI Pekanbaru 2026.
Bagi para wartawan Dumai, keikutsertaan dalam turnamen tersebut bukan semata-mata mengejar kemenangan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk membawa nama daerah sekaligus memperkuat hubungan sesama insan pers melalui olahraga.
Ricky Syahputra, salah seorang wartawan yang akan mewakili Dumai, mengatakan bahwa keikutsertaan dirinya bersama rekan-rekan wartawan lainnya merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan positif yang mempertemukan insan pers melalui olahraga.
Menurutnya, olahraga biliar memiliki daya tarik tersendiri karena membutuhkan konsentrasi, ketenangan, strategi dan sportivitas.
“Yang paling utama tentu silaturahmi dan persaudaraan sesama wartawan. Soal hasil pertandingan, kita berusaha memberikan yang terbaik dan tetap menjunjung tinggi sportivitas,” ujarnya.
Ia berharap keikutsertaan enam wartawan Dumai dalam National Open Billiard PWI Pekanbaru 2026 dapat menjadi pengalaman sekaligus mempererat hubungan antara wartawan Dumai dengan wartawan dari berbagai daerah.
Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu membangun citra bahwa profesi wartawan tidak hanya berkutat pada aktivitas jurnalistik, tetapi juga dapat berkontribusi dalam kegiatan olahraga dan sosial yang positif.
National Open Billiard PWI Pekanbaru 2026 mengangkat tema “Dari Pekanbaru Untuk Nusantara, Satu Meja Satu Saudara.”
Tema tersebut dinilai sangat relevan dengan semangat yang dibangun dalam kegiatan, yakni menjadikan meja biliar sebagai ruang perjumpaan dan memperkuat persaudaraan antar insan pers.
Pertandingan diharapkan berlangsung kompetitif namun tetap mengedepankan etika, sportivitas dan profesionalitas.
Bagi wartawan yang sehari-hari bekerja dengan tuntutan waktu dan tekanan pekerjaan yang tinggi, olahraga juga menjadi salah satu sarana untuk menjaga kebugaran sekaligus membangun kekompakan.
Keikutsertaan wartawan Dumai pun diharapkan dapat memberikan warna tersendiri dalam turnamen tersebut.
Enam wartawan yang turun diharapkan mampu menunjukkan permainan terbaik mereka. Namun, terlepas dari siapa yang nantinya berhasil melaju jauh dalam pertandingan, semangat persaudaraan tetap menjadi tujuan utama.
Dengan membawa nama Dumai, keenam peserta tersebut diharapkan tidak hanya mampu tampil kompetitif di atas meja biliar, tetapi juga menunjukkan sikap sportif sebagai insan pers.
Keenamnya akan bergabung bersama para wartawan peserta lainnya dalam turnamen yang berlangsung selama dua hari tersebut.
Momentum ini sekaligus menjadi ajang untuk memperkenalkan semangat kebersamaan wartawan Dumai di tingkat yang lebih luas.
Dengan mengusung semangat “Satu Meja, Satu Saudara”, National Open Billiard PWI Pekanbaru 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah kompetisi olahraga semata, tetapi juga menjadi ruang membangun jaringan, komunikasi dan persahabatan antar sesama wartawan di Indonesia.












